Kamu yang ke:

Minggu, 26 Juli 2015

Buat Yang di Medan Hati-hati Melewati Daerah Ini!

Haloo teman-temin, sudah lama rasanya gak menyapa kalian dari blog ini. Udah 4 bulan gak update blog membuat aku jadi canggung untuk memulai menulis lagi. Gitu log in kembali banyak sarang laba-labanya. Haha.. Semenjak masuk ke perusahaan baru hari-hari berubah banget. Luar biasa datarnya. Pergi- Kerja - Pulang, begitulah selama 5 hari kerja, syukurnya sabtu libur. Memang benar sih zaman sekarang tuh koneksi internet udah termasuk kebutuhan primer deh, tanpa koneksi internet rasanya hari-hari yang dijalani datar mulu, eh tapi jangan sampe kecanduan sih bisa bahaya juga. Dan sayangnya dikantor aku internetnya aktif sih tapi gak bisa buka social media apapun. Hahaha

Kali ini aku pengen berbagi cerita yang telah ku alami seminggu yang lalu. Buat teman-teman yang berasal dari Medan, wajib banget deh baca tulisanku ini apalagi yang memiliki hubungan dengan kejadian pahit ini. Jadi dimulai aja gak nih? Penasaran gak? Hahaha #garing ah

Tanggal 13 Juli kemarin aku mengalami hal yang benar-benar gak pernah kepikiran sama sekali, tapi pernah dengar ceritanya aja. Dijambret saat mengendarai motor itu adalah hal buruk yang ku alami untuk pertama kalinya dan semoga itu juga yang terakhir kalinya. Selama bekerja didaerah Tanjung Morawa kurang lebih 2 bulan rute perjalanan ku pergi dan pulang kerja yaitu melewati daerah Ring Road. Buat teman-teman yang asli Medan pasti udah tau gimana situasi daerah Ring Road.


Jadi daerah Ring Road itu merupakan jalan lintas yang dipenuhi dengan perusahaan dalam bentuk ruko, hotel, bengkel, mall, perumahan, dan berbagai macam kafe penjual makanan dan minuman. Ring Road juga terkenal dengan geng motornya setiap malam makanya Ring Road termasuk jalan yang rawan untuk dilewati. Kalau pagi daerah itu masih sepi, hanya ramai saat siang dan malam hari saja. Tapi Ring Road termasuk jalan paling cepat untuk menuju daerah Tanjung Morawa, bebas dari macet makanya aku pilih daerah itu untuk pergi dan pulang kerja.

Namun pagi itu semua mengubah pola pikirku. Sebenarnya dari rumah aku udah merasa gak enak untuk berangkat kerja. Dan yang biasanya kerja pakai tas ransel entah kenapa saat itu aku pake tas slempang tanpa ditutupi jaket. Berangkat dari rumah jam 6.20 pagi, bawa motor juga santai aja gak ngebut-ngebut. Tapi sekitar jam 6.40 saat melintasi daerah Ring Road tepatnya melewati traffic light jalan bunga asoka kejadian naas itu terjadi. Saat itu lampu merah dan aku melirik-lirik kebelakang hanya ada mobil doang, yang bawa motor tidak terlihat. Gitu lampu hijau aku jalan dengan kecepatan sekitar 40km/jam eh tiba-tiba ada yang pegang tas ku dari belakang. Awalnya aku ngira itu orang yang aku kenal yang mau tegur sapa tapi dengan kecepatan kilat tas ku ditarik oleh 2 pria yang memakai pakaian serba hitam dan tertutup. Aku tercampak dari motor dan motor ku udah terseret kira-kira 3 meter.

Saat itu aku yang udah terjatuh dari motor dengan luka-luka hanya bisa terdiam melihat 2 perampok itu tanpa bisa berkata apapun. Dan herannya orang-orang yang melintasi jalan itu pun tak berkutik apa-apa. Hanya ada 1 laki-laki yang menolong aku untuk berdiri, seperti lagunya cakra khan- butiran debu. Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. Hahaha.. Syok, kaget, takut, dan heran semua bercampur jadi satu. Saat itu isi tas hanya bekal makan siang, charger hp, flasdisk, kaca mata, dan uang. Dompet aku simpan dibagasi motor dan hp dikantongin. Motor aku rusak parah daah, gitu dibawa ke rumah sakit aku masih susah untuk ngomong. Keluarga dan teman-teman kantor heboh menghubungiku begitu informasi kejadian ini telah aku sampaikan. Gak jadi kerja deh saat itu, padahal udah pake seragam kantor baru. Hahaha

Dan ternyata kejadian ini bukan hanya terjadi di daerah Ring Road. Saudara dari teman kantor ku juga mengalami perampokan saat mengendarai motor di Jalan Amir Hamzah dimana jalan tersebut gak beda jauh dari daerah Ring Road. Cara perampokannya beda, si perampok memukul tangan kanan si pengendara dan mendorongnya sehingga terjatuh. Setelah itu motornya dibawa si perampok. Dompet disimpan dibagasi, raib sudah semuanya. Aku masih bersyukur tak mengalami hal separah itu. Entah kenapa selalu aja ada hal yang patut kita syukuri sepahit apapun hal yang kita alami.

Melalui tulisan ini aku hanya ingin menyampaikan informasi yang menurut aku ini sangat penting. Guys, negara kita memang memiliki Polisi tapi kita gak bisa mengandalkan mereka secara penuh. Polisi dinegara kita ini gak semuanya sekeren di acara 86 Net Tv loh... Semakin hari semakin bertambah orang yang memiliki pekerjaan jahat. Rambut boleh sama hitam, tapi diantara itu kita susah membedakan siapa yang hitam dan siapa yang putih. Setiap saat jaga diri deh, jangan sampe hal ceroboh ku ini terjadi sama kalian, khususnya buat cewek-cewek. Banyak banget yang ku perhatikan pakai tas slempang seperti tanpa ditutupi apapun. Dijalanan bukan ajang untuk pamer. Jalanan itu adalah sarangnya orang untuk berbuat jahat.

Mungkin tips yang bisa ku kasih setelah kejadian ini adalah menyimpan isi dompet dengan baik-baik karena isi dompet adalah barang-barang yang penting. Pakailah tas dan pakaian yang tepat. Jangan mengundang mata penjahat dengan mencoloknya penampilan saat mengendarai motor. Saat mengendarai motor perlu sekali-sekali melirik kebelakang dari kaca spion agar kita tahu seperti apa orang yang berada dibelakang kita, kalau agak-agak mencurigakan kita perlambat jalan biarkan dia lewat dahulu, tenang melirik kaca spion bukan berarti kita tipe orang yang susah move on selalu melirik masa lalu. Hahaha

Sekian deh tulisan mengenai pengalaman ku. Buat teman-teman yang diluar kota Medan apakah daerah kalian ada jalan-jalan tertentu yang dikatakan daerah danger? Atau ada diantara kalian yang memiliki pengalaman pahit seperti yang ku alami? Boleh loh dishare disini dan kita bisa berbagi tips agar tetap aman dalam beraktivitas menggunakan motor. Okedeh semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih

4 komentar:

  1. halo salam kenal :)

    kebetulan aku sempat liburan di medan 2 minggu lalu.. daerah ring road itu rawan ya ternyata? trus gmn keadaan kamu? udah pulih kan sekarang?

    kalau aku lain lagi ceritanya, rumahku kemasukan maling hampir sebulan lalu jam 2.30 pagi, dia sempat masuk kamarku dan aku belum tidur waktu itu, dia mungkin kaget dan keluar lagi dari kamarku.. lalu pintu kamar aku kunci, dan dia sempat coba buka lagi tapi abis itu dia kabur deh.. sampe sekarang aku masih trauma banget, gak berani tidur sendirian.. huhu.. sori ya jadinya curcol gini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halooo, Kak! Mau jadi bagian tim jelajah Kalimantan GRATIS? Ikuti lomba blog "Terios 7 Wonders, Borneo Wild Adventure" di sini http://bit.ly/terios7wonders2015 #Terios7Wonders

      Jangan sampai ketinggalan, ya!

      Hapus
  2. Waduh, turut berduka atas musibah yang menimpamu Kak. Nggak nyangka ring road kok menyeramkan gitu. Apa karena pas masih pagi ya jadi sepi? Pas lewat siang biasa-biasa saja. Padahal masih seputar Medan.

    Semoga cepat pulih ya Kak

    BalasHapus
  3. serem gitu yah, kalo ngelawan mungkin yg rampok ntar jadi begal~ hess

    BalasHapus